8 May 2016

Sejarah Awal Dibangunnya Tembok Pemisah Di Palestina

Menjadi catatan penting dalam sejarah perjuangan Palestina, Mahkamah Internasional International Court of Justice yang bermarkas di Den Haag Belanda Senin 23 Pebruari 2004 telah memutuskan, bahwa pembangunan tembok pemisah di Tepi Barat telah melanggar hukum internasional.
"Langkah Israel membangun tembok di atas tanah Palestina khususnya di wilayah al-Quds Timur dan sekitarnya menyalahi hukum internasional" demikian bunyi keputusan itu"

Sejarah Awal Dibangunnya Tembok Pemisah Di Palestina


Upaya pengucilan dan pemisahan awalnya merupakan pemikiran yang dilontarkan oleh Ben Gorien, seorang tokoh Israel. Belakangan, Moseh Shahal ingin menerapkannya saat dia menjabat Menteri Kepolisian pada awal tahun 1994. Ketika itu, Yitzhak Rabin yang menjabat sebagai Perdana Mneteri Israel menyatakan "Keluarkan Gaza dari Tel Aviv".

Namun semua itu belum terlaksana hingga Ariel Sharon memulai pembangunan tembok pemisah pada pertengahan Juni 2002. Langkah ini ditempuh pasca gagalnya pembangunan pagar pelindung untuk menghancurkan basis perlawanan bawah tanah Palestina. Pasalnya, operasi intifadhah tetap saja sukses menembus jantung pertahanan Israel.
Pembangunan tembok ini ditempuh melalui tiga tahapan, di mana setiap tahapan mempunyai karakter berbeda.
Tahap pertama, dimulai dengan dibangunnya tembok sepanjang 360 km dari desa Salim Aqsha Utara Tepi Barat hingga distrik Kafur Qasim Selatan. Tinggi tembok sekitar 7 sampai 8 meter. Sekitar 150 km telah dibangun dengan biaya lebih dari 1 milyar dollar.

Tahap kedua, tembok dibangun sepanjang kuranglebih 45 km dari desa Salim hingga distrik Tayasir lalu ke batas Ghour Yordan. Sedang pada tahap ketiga, di mana rancangannya telah diselesaikan oleh Kementerian Pertahanan Israel yang membentang dari pemukiman Ilkam hingga wilayah Laut Mati

Boleh dikatakan, tembok ini merupakan strategi pemukiman yang sangat berbahaya di tanah Palestina sejak tahun 1967. Yang mengakibatkan kerusakan ekonomi dan sosial bagi Palestina.

Yang terburuk adalah hijrahnya sekitar 1400 keluarga Palestina, ditambah lagi terkepungnya sejumlah desa dan distrik Palestina antara Tembok Pemisah dan Garis Hijau.
Seorang pimpinan pemukiman di Tepi Barat menyatakan, bahwa tembok ini mirip tembok militer yang digunakan sebagai pusat penangkapan Yahudi oleh Nazi di Polandia. "Bedanya", kata tokoh Yahudi ini, "Tembok itu dibangun oleh musuh kita, sedang tembok ini kita bangun untuk melindungi kita"
Dan seperti yang dinyatakan oleh Ili Cohen, salah seorang senator Knesset (senat Israel) dari lembaga pemukiman Tepi Barat dan Jalur Gaza yang ada pada Partai Likud, "Hasil langsung dari pembangunan tembok ini adalah terjadinya serangan terhadap warga (Israel). Saya menamakan tembok ini dengan Tembok Keraguan"
Read More

7 May 2016

Mengenang Riwayat Hidup Syekh Ahmad Yassin, Pendiri Hamas

Nama lengkapnya Ahmad Ismail Yassin. Lahir pada Juni 1936 di sebuah desa bersejarah bernama al-Jaurah. Belum lagi usianya genap lima tahun, ayahnya berpulang ke rahmatullah. Kedua kakinya yang lumpuh tak menghalanginya untuk memandu perjuangan dari atas kursi roda.

Ahmad Yassin bersekolah SD di Jaurah hingga kelas lima. Situasi yang kacau pada tahun 1948 memaksanya hijrah menemani keluarganya ke Gaza. Di sana, situasi berubah pahit. Keluarganya, seperti umumnya para pengungsi merasakan kemiskinan dan kelaparan.

Sekolahnya sempat terhenti pada tahun 1949 - 1950 demi membantu ekonomi keluarganya yang berjumlah tujuh orang. Ia bekerja di salah satu restoran kacang di Gaza.

Mengenang Riwayat Hidup Syekh Ahmad Yassin, Pendiri Hamas

Malang tak dapat ditolak. Pada tahun 1952, saat berusia 16 tahun, rangka leher Yassin patah ketika bermain bersama kawan-kawannya.
Setelah empat puluh hari di gips, nyata bahwa ia harus menjalani sisa hidupnya dalam keadaan lumpuh. Selain lumpuh penuh, mata bagian kanannya buta setelah ia dipukul dalam penjara Israel oleh Dinas Intelejen Israel. Sedangkan mata sebelah kirinya tidak mampu melihat jelas.
Saat berusia dua puluh tahun, Yassinikut berdemonstrasi di Gaza dalam rangka menolak serangan Israel ke Mesir pada tahun 1956. Ketika itulah, kepiawaian berorasi dan berorganisasinya tampak.
Lidah Yassin yang tajam membuat bintangnya meroket di kalangan aktivis dakwah di Gaza. Hal ini membuat Intelejen Mesir menangkapnya pada tahun 1965 yang merupakan kelanjutan dari penangkapan besar-besaran yang ditujukan pada aktivis Ikhwanul Muslimin. Beliau dikurung selama sebulan lalu dilepaskan setelah terbukti tidak bersalah.
Tentang pengalamannya di penjara, pendiri HAMAS ini menuturkan "Penjara menegaskan jiwaku membenci kezaliman"
Setelah kekalahan pasukan gabungan Negara-Negara Arab pada perang 1967, yang membuat Israel mencamplok seluruh tanah Palestina termasuk Jalur Gaza. Yassin terus memompa semangat kaum Muslimin dari atas mimbar al-Abbasi. Iapun ikut serta dalam kegiatan pengumpulan dana bagi para keluarga syuhada maupun yang ditangkap.

Tak lama kemudian, Yassin terpilih menjadi Ketua Lembaga Islam di Gaza. Dan banyak berinteraksi dengan pemikiran Ikhwanul Muslimin yang didirikan oleh Ustadz Hasan al-Banna di Mesir.

Aktivitas dakwah Syekh Yassin mengusik Zionis. Akibatnya, pemerintah memerintahkan untuk menangkapnya pada tahun 1982 dengan tuduhan membentuk lembaga militer dan terlibat dalam pengumpulan senjata. Ia divonis penjara selama 13 tahun, namun baru tiga tahun ia dilepaskan dalam proses imbas lepas tawanan antara Israel dan Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (PLO).

Pada tahun 1987, bersama sejumlah aktivis dakwah Ikhwanul Muslimin di jalur Gaza, Yassin mendirikan Harakah al-Muqawamah al-Islamiyyah yang sering disingkat dengan HAMAS. Gerakan ini berperan penting bagi meletusnya Intifadhah.

Sejak meletusnya Intifadhah, penjajah Zionis berpikir keras untuk menghentikan aktivitas Syekh Yassin. Akhirnya, pada tahun 1988, rumahnya diserbu, digeledah dan terancam diusir ke Libanon.

Banyaknya tentara Israel yang tewas membuat Israel kembali menangkapnya pada 18 Mei 1989 bersama ratusan aktivis HAMAS lainnya. Selanjutnya, pada Oktober 1991, pengadilan militer Israel menvonisnya dengan penjara seumur hidup.

Yassin kembali bebas setelah proses tukar tawanan Yordania - Israel, 1 Oktober 1997. Sejak itu, singa tua ini kembali ke medan Jihad memimpin HAMAS hingga syahadah menjemputnya. Beliau menegaskan, bahwa mempersenjatai diri adalah Jalan yang lebih ampuh daripada menggantungkan harapan pada oranglain.

Huruf-Huruf adalah sesuatu yang abstrak, tanpa arti. Dan kata adalah sekumpulan huruf yang memiliki makna.
Read More

5 Kiat Terbaru Mengatasi Anak Pemalu

Pada dasarnya sifat pemalu pada anak tidak perlu menjadi masalah. Namun di sisi lain, sifat pemalu yang melekat pada anak yang mengakibatkan potensi anak menjadi terkubur dan tidak berkembang secara optimal seharusnya segera mendapat perhatian.

Jika orangtua dari awal mengetahui sudah mengetahui anaknya pemalu dan ingin mendorongnya agar mampu mengatasi rasa malu itu, sebaiknya dari awal usaha orangtua sudah dilakukan. Tetapi mendorong anak pemalu untuk berani menghadapi dunia luar tidak bisa dilakukan dengan tiba-tiba, karena dibutuhkan usaha yang bertahap.

5 Kiat Terbaru Mengatasi Anak Pemalu


Ada beberapa hal yang dapat dilakukan orangtua untuk membantu mengatasi rasa malu pada anak-anak;
  1. Tidak Membicarakan Sifat Pemalu Anak di Depan Anak
  2. Sebaiknya orangtua tidak mengolok-olok atau membicarakan sifat pemalu anak di depannya, karena anak akan merasa tidak diterima sebagai mana adanya.

  3. Ketahui Kesukaan dan Potensi Anak
  4. Doronglah anak untuk berani melakukan hal tertentu. Misalnya anak suka main mobil-mobilan. Ketika di toko ia ingin mobil-mobilan yang berwarna merah sementara yang tersedia berwarna biru. Maka anak bisa didorong untuk mengatakan pada si penjaga toko, bahwa ia mau mobil-mobilan yang berwarna merah

  5. Rutin Mengajak Anak Untuk Bersosialisai
  6. Misalnya rutin mengajak ke rumah teman, tetangga, kerabat dan bermain di sana. Kunjungan sebaiknya dilakukan pada teman-teman yang berbeda. Ataukah mengundang anak-anak tetangga untuk bermain bersama di rumah

  7. Lakukan Role-Playing
  8. Maksudnya, orangtua dan anak berperan seolah-olah sedang berada di sekolah, berpura-pura berada di atas panggung atau seolah-olah berada di gunung, dan yang terakhir

  9. Jadilah Contoh Yang Baik Buat Anak
  10. Orangtua tidak hanya mendorong anak untuk percaya diri, tetapi juga menjadi model dari perilaku yang percaya diri. Karena anak biasanya belajar dan mengamati dari perilaku orangtuanya sendiri.
Apapun usaha yang dilakukan, sebaiknya orangtua tetap mendampingi dan tidak langsung melepas anak seorang diri. Anak bisa dibiarkan melakukan aktifitas sendiri, jika dirasa percaya dirinya sudah berkembang. Diolah dari berbagai sumber
Read More